BAGIAN 5
Masih
saya ingat Karunia Allah SWT yang saat itu menyentuh hati ini. Sewaktu
saya duduk di bangku SMP bapak mengganti pintu rumah dengan kunci yang lebih
modern pada zaman itu hehehehe, karena saya terbiasa menggunakan
kunci gerendel, naluri saya ingin sekali memainkan kunci tersebut, sehingga
berkali-kali saya memutar kunci tersebut mengunci dan membuka, entah sudah yang
keberapa kali saya memainkannya tiba-tiba kunci tersebut tidak mau berputar dan
saat pintu sedang terkunci, saya panik dan dengan sekuat tenaga saya putar
kunci tersebut dan saya mendengar suara "TAK!!" ternyata
kunci tersebut patah, saya tarik kunci tersebut dan hasilnya saya melihat
setengah kunci tersebut tertinggal dalam lubang kunci, dada terasa sesak
jantungpun terasa berhenti berdetak, bayangan kople (Ikat pinggang Tentara)
bapak jelas di depan mata, biru-biru seluruh badan sudah pasti akan menghiasi
tubuh mungil ini, "Yaa Allah Yang Maha Kuasa, Lindungi Hamba"
hati saya langsung berdoa pasrah, kemudian setengah dari kunci tersebut
yang berada di tangan, saya masukan kembali ke lobangnya, dengan kejadian
itu saya langsung sembunyi di bawah meja makan samping pintu tersebut seraya
berdoa dan berdoa, sampai saya tertidur di bawah meja.
Saya terbangun ketika suara motor bapak berhenti di luar rumah, terdengar kunci pintu depan rumah terbuka dan bapak memasukan motornya, karena pintu dan kunci baru, bapak langsung menuju pintu dan langsung memutar kunci, saya berdiam tegang melihatnya dari kolong meja, terdengar jelas bunyi cletek 2x, bapak membuka pintu kemudian menutupnya kembali dan menguncinya kemudian masuk ke kamarnya, sekitar 5 menit bapak di dalam kamar, saya keluar dari bawah meja kemudian mencabut kunci tersebut dan mata saya melotot melihat kunci itu tersambung seperti sedia kala. ALLAHU AKBAR batin saya bergetar dan saya menagis seraya menyebut Asma Allah Yang Maha Pemurah, saya langsung memasuki kamar saya dan tidur dalam keadaan menangis lega.
"Allah menghendaki kemudahan
bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan
bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang
diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur." (QS.
Al-Baqarah : 185)